Otem (Obat Tetes Mata)


OTeM adalah ramuan alami & Islami, yang digali dari Al Qur’an & Al Hadits, diramu dari bermacam-macam tumbuhan dari berbagai negara dan diadobsikan pada madu khusus.
Khasiat utama :
- Menyehatkan mata
- Meredakan peradangan mata
- Menormalkan mata (-) dan (+)
- Menerangkan penglihatan
- Membersihkan selaput mata/ Katarak

Dianjurkan pula bagi PENGGUNA KOMPUTER, PENGEMUDI, PENGENDARA SEPEDA MOTOR, PERENANG, KUTU BUKU, PEKERJA LAS, SERTA MEREKA YANG BEKERJA dengan konsentrasi mata tinggi.

PERHATIAN :

*Bagi pengguna kaca mata (lensa), gunakan kaca mata (lensa) pada saat diperlukan saja
*Untuk Sariawan / panas dalam, cukup teteskan beberapa tetes di mulut lalu biarkan cairan OTEM menyebar di rongga mulut
*Bila bayi atau anak Anda sakit cukup teteskan beberapa tetes di mulutnya. Insya Allah, hal ini akan lebih baik dibandingkan dengan mengobatinya dengan obat-obatan kimia sintesis, dan juga akan terasa lebih murah.

Kisah Nyata Pengalaman Pengguna OTEM :

1. Suatu hari seorang anak muda datang dengan menggunakan kaca mata yang cukup tebal, ternyata penglihatan matanya sangat lemah yaitu MINUS 7, ada PLUS dan juga SILINDER. Setelah menggunakan OTEM kira-kira baru seminggu, pemuda tersebut datang dan mengeluh kalau kepalanya sering pusing. Kami menyarankan untuk memeriksakan matanya ke dokter mata.Setelah diperiksa ternyata minusnya berkurang 2 point sekarang jadi minus 5, karenanya kacamatanya sudah tidak cocok ladi.Setelah diganti kacamatanya sakit kepalanyapun hilang.

2. Seorang Bapak menderita katarak.Setelah menggunakan OTEM beberapa hari penglihatannya malah semakin gelap.Kami menyarankan agar Bapak tersebut sabar untuk menghadapi reaksi tersebut -insya Allah- hanya sementara. Reaksi tersebut sangat mengkhawatirkan Bapak tersebut dan hampir saja Bapak tersebut putus harapan. Alhamdulillah ternyata setelah berlalu kira-kira 2 minggu penglihatannya berangsur-angsur pulih dan kotoran putih yang menghalangi penglihatannya sedikit demi sedikit pudar seperti mengelupas. AllahuAkbar.

3. Seorang Bapak rumah tangga dari Pare Kediri punya ayam jago matanya terluka (tertusuk taji sewaktu bertarung). Karena luka di matanya semakin parah maka ayam tersebut tidak bisa melihat lagi. Bapak pemilik ayam tersebut mendengarkan tentang kemujaraban obat tetes mata OTEM , maka beliau mencoba untuk meneteskan pada mata ayamnya. Hasilnya dalam waktu tidak sampai satu bulan mata ayam sembuh dan sekarang sudah bisa melihat dengan normal.

4. Ada seorang Petani di Sukoharjo Tanggamus Lampung yang matanya tertusuk ilalang kira-kira 2 tahun yang lalu.Selama masa itu berobat ke dokter, walaupun menghabiskan banyak dana tapi kondisi matanya tetap saja selalu berair dan penglihatannya semakin lama semakin melemah.Melihat matahari pagi hari terasa silau yang sangat kuat dan sakit. Malam hari tidak bisa melihat jalan dengan jelas dan buta warna.Membaca Al-Qur’an yang tulisannya cukup besarpun terasa tidak jelas. Setelah mencoba OTEM baru satu minggu dengan dosis 2 x tetes sehari pagi dan malam sebelum tidur -Subhanallah- malam haripun sudah bisa melihat dengan jelas dan juga sudah mampu membedakan warna.

5. Ada seorang anak bayi kira-kira umur 1 tahun dari Kebon Nanas Jakarta menderita kanker otak, kepalanya membesar . Suatu hari anak ini menangis sepertinya kesakitan.Salah seorang sales kami melihat kejadian itu berinisiatif meneteskan OTEM ke mulut bayi tersebut . Dalam waktu sangat singkat bayi itupun tertidur dengan pulas.

6.Saya - Bapak Faishal- pernah mencoba untuk mengelas dengan las listrik.Setelah mengelas mata langsung berair terus dan terasa pedih dan agak membengkak bahkan dalam beberapa jam saja saya sudah tidak bisa membuka mata lagi karena sangat pedih bila dibuka.Segera malam hari itu saya teteskan OTEM -Alhamdulillah- pagi harinya saya sudah bisa bekerja seperti biasanya.

Produksi : NATURAID

Testimoni tambahan dari hary :

1. Seorang Bapak yang usianya lebih 50 tahun mengeluh katarak dan akan dioperasi. tapi karena memiliki Diabetes maka dokter menyarankan agar menunggu gula darah normal. akhirnya saya katakan pakai OTEM saja pak, sambil menunggu Gula Darah normal. siapa tau gak jadi operasi..dan Alhamdulillah akhirnya penglihatannya semakin jelas dan tidak jasi operasi..

2. Cerita dari seorang teman penjual OTEM..seorang bapak2 mengeluh katarak lalu memberli OTEM karena sudah mendengar khasiatnya dari temannya. tak lama beberapa hari kemudian, bapak tersebut datang dalam kondisi matanya bengkak.. ternyata bapak tersebut memakai otem 3tetes 3x sehari..seharusnya 1x sehari 1 tetes cukup..maksimal 2x...ternyata setelah itu bapak tersebut berlangganan beli otem karena merasakan perubahan pada penglihatannya..katarak yang menutupi pandangannya kini berangsur mulai hilang...Subhanallah..

JADI KATARAK ITU ADA OBATNYA...TIDAK HARUS DIOPERASI...

jadi klo ada teman2 yang memiliki katarak di mata atau ada keluarga yang menderita katarak, silakan hubungi saya..^_^


Penderita Maag Fungsional Dianjurkan Berpuasa




Dari sisi medis, sebenarnya penderita maag tidak sepenuhnya boleh menjalankan ibadah puasa. Namun, jika penderita tetap memaksa dan bertekad melaksanakan puasa, maka boleh-boleh saja. "Asalkan, terlebih dahulu berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui seberapa parah maag yang dideritanya," ungkap dr Dadang Makmun SPPD-KGEH.


Dadang menambahkan, istilah maag sebenarnya adalah istilah umum. Istilah kedokteran untuk maag, menurutnya, adalah dyspeptia. Dijelaskannya, dalam dunia kedokteran ada dua jenis penyakit dyspeptia, yakni dyspeptia jenis organik dan fungsional. Inti dari penyakit itu adanya keluhan, rasa mual di ulu hati, kembung, dan rasa lain yang disebabkan oleh kelainan saluran pencernaan. "Bila penyakit ini sudah kambuh tentu saja tidak kuat menjalankan ibadah puasa, karena perut rasanya melilit-melilit," ujar Dadang.

Dokter yang mendiagnosis penderita maag, biasanya diperiksa tingkat keseriusan yang ada di peradangan lambung dan usus pasien. Ciri dalam dyspeptia organik adalah terdapat peradangan di sekitar lambung atau lecet-lecet yang disebabkan karena tumor atau penyakit-penyakit lain yang menyebabkan luka. "Penderita maag jenis inilah yang kami sarankan tidak boleh berpuasa dulu. Bila ingin berpuasa, maka yang diobati dulu adalah lukanya. Sebab setiap kali perutnya akan nyeri karena bertambahnya produksi pada asam lambung," lanjut dia.


Meski begitu, puasa ternyata justru membuat tubuh seseorang bertambah baik. Terutama pada penderita maag jenis dyspeptia fungsional. Biasanya penderita untuk jenis dyspeptia fungsional tidak diketemukan tanda-tanda tertentu di saat lambungnya diteropong. Penderita seperti itu hanya merasakan perutnya kembung, tanpa ada penyebab yang pasti. "Biasanya, penderita seperti itu lebih karena disebabkan faktor stress, yang seolah-olah perutnya mengalami keluhan tertentu," tambah Dadang.


Dadang menambahkan, justru penderita maag inilah yang paling baik untuk berpuasa. Di samping akan bisa menenangkan diri setelah beribadah secara tekun, biasanya lama kelamaan penyakitnya akan hilang sejalan dengan ketenangan jiwanya. Sebab, ujar Dadang, penyembuhannya memang dengan jalan ketenangan jiwa. Bukan dilakukan dengan pengobatan secara medis. Dalam dyspeptia fungsional tidak ditemukan keanehan, termasuk jenis bakteri Helibacter Pylori yang biasa menyerang pada penderita maag jenis organik. Sehingga jika penderita itu berpuasa, maka tidak akan terjadi perubahan dalam dirinya.



Berikut ini adalah tips-tips untuk menjalankan puasa dengan nyaman bagi anda penderita maag:

* Makan makanan yang wajar ketika berpuasa dan sahur.
* Tidak telat (apalagi terlalu lama) ketika berbuka
* Hindari konsumsi yang bisa memicu lambung gas seperti kol, minuman soda, dll.
* Hindari makanan pedas dan berlemak, karena dapat menimbulkan gas lambung
* Hindari minum kopi, minuman alkohol dan merokok
* Minum air putih yang banyak untuk memperlancar saluran pencernaan
* Hindari stres guna menenangkan perut
* Konsumsi obat untuk lambung. Bahan alami seperti herbal lebih baik karena sekaligus memperbaiki metabolisme yang rusak. Curcumag Capsule, Dr. Liza memiliki khasiat untuk memperbaiki sistem pencernaan, termasuk di dalamnya sakit maag. Terdiri dari kunyit, temulawak dan temu putih. Temulawak dan kunyit dikenal baik untuk mengatasi masalah yang satu ini. Dengan formulasi yang tepat dan seimbang, Curcumag bisa menjadi solusi cerdas untuk masalah pencernaan anda.





Dari berbagai sumber

Tips Segar untuk Asam Urat



Asam urat adalah salah satu bentuk penyakit rematik yang telah dikenal manusia sejak abad 5 SM, yang diakibatkan oleh tingginya kadar asam urat di dalam darah. Sejumlah nama terkenal seperti Leonardo Da Vinci, Benjamin Franklin, dan Ratu Anne disebut-sebut menderita penyakit ini. Memang penyakit ini tidak mematikan seperti halnya kanker, namun karena sifatnya mudah kambuh dan bisa menimbulkan nyeri yang amat sangat, maka penyakit ini terbilang cukup mengganggu bagi penderitanya.
Seseorang dikatakan mengalami gangguan asam urat (gout) bila kadar asam urat dalam darah melebihi batas normal (di atas 7 mg%). Penyakit ini ditandai dengan pembengkakan di sendi-sendi lutut dan jari-jari yang disertai rasa nyeri. Hal ini terjadi karena bertumpuknya kristal-kristal garam urat dari hasil metabolisme pangan yang mengandung purin.

Kadar asam urat sangat berhubungan dengan makanan yang dikonsumsi. Oleh karena itu, pengaturan pola makan sangat diperlukan. Batasi konsumsi bahan pangan yang mengandung kadar purin tinggi, seperti otak, hati, ginjal, jeroan, bebek, kerang dan lain-lain. Perbanyaklah mengonsumsi buah dan sayuran untuk menjaga ketahanan tubuh terhadap infeksi yang lebih parah.

Berikut ini Tips lain yang tak kalah menyegarkan dari Liza Herbal agar asam urat tidak mudah kambuh. Semoga bermanfaat!

* Minum Sidaguri Capsule
Kandungan aktif pada akarnya mampu melancarkan pembuangan asam urat melalui air seni, serta mengatasi pegal linu akibat asam urat.
* Minum Bilimbi Tea
Belimbing wuluh dikenal sejak dulu mengobati beberapa penyakit contohnya asam urat dan rematik
* Minum Jus Nanas
Nanas mengandung serat, vitamin C, B, asam folat, tiamin, kalium, magnesium, enzim peroksidase, enzim bromelin, dan lain lain. Enzim bromelin berfungsi untuk mengurangi peradangan pada artritis (peradangan dan pembengkakan pada tulang persendian). Selain itu, cara kerja nanas dalam membantu mengatasi asam urat ialah dengan membantu pencernaan protein dalam tubuh. Minumlah tiap hari hingga gejala asam urat hilang.

Bahan
Nanas 100 gr, dipotong-potong
Batang seledri 50 g, dipotong-potong
Tomat 1 buah, dibuang bijinya, lalu dipotong-potong
Air es 75 ml
Garam secukupnya
Jeruk nipis 2 iris

Cara membuat
Campur semua bahan, lalu blender
Hidangkan dengan irisan jeruk nipis





Dari Berbagai Sumber


Ginseng Langka Indonesia Pendongkrak Vitalitas


Seperti kita ketahui EDI TANSIL (Ejakulasi Dini Tanpa Hasil) sangat berpengaruh terhadap keharmonisan keluarga serta karir suami. Apabila keseringan Edi maka tingkat kepercayaan diri akan turun dan lama-lama akan menjadi minder/ rendah diri tentunya hal ini akan sangat berpengaruh terhadap performance / character para suami/ pria dan secara tidak langsung berpengaruh terhadap bisnis / career yg sedang dijalankannya.
Business performance seperti kita ketahui penting sekali, client akan sangat nyaman bertemu dengan orang yang cool, calm n' confindent dan client akan malas bertemu dengan orang yg mukanya khusut/ BT, kelihatan sedang banyak masalah, yang tentunya ujung- ujungnya bisa membuat business deal batal dan kinerja/ prestasi kita tanpa disadari akan terus merosot. Seseorang yg kehidupan sexualnya excellent maka akan timbul suatu energi positif yg membuat penampilan secara keseluruhan akan brilliant seperti layaknya panglima perang yang memenangkan pertempuran yg maha dahsyat, tentunya hal itu juga akan berpengaruh terhadap business performance secara keseluruhan, muka akan kelihatan cerah, berseri- seri, semangat, antusias, cool, calm & confident. Tanpa disadari hal tersebut akan mengimprove business deal kita dengan partners ato clients.



Barangkali kita punya masalah penurunan stamina/ gairah sexual atau ada temennya yg memerlukan pertolongan, perilaku di kantor kelihatan uring-uringan, mudah tersinggung, dan suka membuat BT kita harus kritis karena siapa tahu penyebabnya dia tidak bisa mencapai puncak kepuasaan sexual alias menghadapi EDI.



Dr. Liza bekerjasama dengan para petani lokal Indonesia telah berhasil memproduksi Purwoceng Sang Ginseng Langka Indonesia, dibawah ini info lengkapnya tentang khasiat Purwoceng, mudah-mudahan bermanfaat.



MENGENAL DAYA GUNA TANAMAN OBAT PURWOCENG, Teh Purwoceng Membuat Stamina Prima

Tuesday, 19-07-2005 00:02 , Topik: KLINIK ALTERNATIF

* Dibanding ginseng impor, khasiatnya lebih hebat

Akhirnya, kita mencatat bagaimana pengalaman mereka yang sudah mengonsumsi. Ada yang secara rutin dan coba-coba. Toh, hasilnya memuaskan. Mereka yang semula lesu dan loyo menjadi bergairah. Mereka yang semula tak mengonsumsi, tiba-tiba seperti ketagihan. Itu tadi adalah manfaat yang bisa diceritakan.

Purwoceng ini juga bisa dimanfaatkan oleh para petani, diusahakan secara bisnis sehingga bisa memberi tambahan penghasilan.



BANYAK orang sudah membuktikan khasiat purwoceng. Antara lain penghilang sakit, penurun panas, antifungsi dan antibakteri. Namun, masyarakat umum mengenal purwoceng sebagai pemulih stamina, penambah gairah seksual serta penambah jumlah hormon testosteron dan spermatozoid.

Karena itu, banyak orang yang berkeinginan memelihara purwoceng, kemudian membudidayakan di lahan kering dataran tinggi pada ketinggian 1.500 sampai 2.000 meter di bawah permukaan laut. Ada yang menyewa lahan. Membeli bibit. Secara pengamatan kasar, lahan yang terus-menerus ditanami purwoceng tidak menimbulkan kendala penurunan herba, asal selalu diberi pupuk dengan pupuk organik.



Mereka yang sudah memanfaatkan purwoceng, dalam perhitungan kasar pada tahun kedua bisa memperoleh penghasilan lebih tinggi dibanding tahun pertama. "Ini sebabnya, pada tahun pertama pengeluarannya tinggi, untuk bibit dan paranet. Pada tahun kedua, bibit bisa dibuat sendiri sehingga pengeluarannya lebih sedikit," kata Moko Rahardjo.



Selain itu, banyak pula orang yang memberikan kesaksian atas pemanfaatan purwoceng yang sudah dikemas menjadi jamu. Misalnya yang dikemas menjadi teh, dengan meminum teh purwoceng secara rutin, seorang pria 45 tahun merasa badannya lebih hangat, segar, staminanya tetap prima dan semangat bekerjanya meningkat.



MANFAAT purwoceng dapat meningkatkan stamina memang tidak aneh, sebab purwoceng sudah dimanfaatkan masyarakat banyak sebagai obat dalam bentuk ramuan dan tidak berbahaya. Satu di antaranya dalam kemasan teh.



Bagi pria berusia 50 tahun, setelah mengonsumsi ramuan purwoceng badannya menjadi lebih segar, staminanya meningkat. Tetapi, gairah seksualnya juga meningkat meski usianya setengah abad.



Ini mengherankan bagi para adiyuswa, ternyata purwoceng mempunyai khasiat. Tak beda dengan pria berusia 48 tahun, selama satu minggu ia mengonsumsi ramuan purwoceng, gairah seksualnya juga terasa meningkat.



Banyak purwoceng bisa tumbuh di Dieng Plateau. "Dieng merupakan daerah dataran tinggi yang suhu udaranya rendah, sehingga sangat dingin," komentar Haryanto, warga Dieng itu dalam buku Moko Rahardjo, Purwoceng (Penebar Swadaya, 2005). Karena memiliki tanaman obat purwoceng di halaman rumahnya, secara rutin ia bisa minum teh purwoceng.



Ternyata ada khasiatnya. Dulu badannya loyo dan gampang letih. Setelah badan merasa segar, apa yang akan dikerjakan bisa berhasil. Termasuk, katanya, hubungan suami dan isteri.



Pak Andul Hamid tinggal di Bogor. Mempunyai teman yang sering pergi ke Dieng. Suatu hari ia diberi oleh-oleh ramuan purwoceng. Setelah dikonsumsi dan merasakan khasiatnya, ia seperti ketagihan. Semula ia hanya mencoba-coba mengonsumsi, tetapi ternyata efeknya bagus sekali.



KOMENTAR Andul Hamid sama seperti adiyuswa lainnya. "Badan yang sering terasa lesu dan kurang bergairah, menjadi normal dan segar," katanya bergairah sebagaimana pengakuannya dalam buku itu.



Pengalaman tentang gairah seksual, juga dialami banyak orang. Penduduk Wonosobo banyak yang berdagang jamu, suatu saat ia melayani permintaan ramuan jamu yang terbuat dari purwoceng.



Ternyata khasiatnya sangat luar biasa. Ini dirasakan Syamsuddin. Padahal sebelumnya ia sudah mencoba menggunakan jamu yang terbuat dari ginseng impor. Tetapi, lebih manjur ketika menggunakan ramuan jamu purwoceng ini.



Pengalaman ini membuktikan betapa purwoceng bisa dijadikan klinik alternatif bagi mereka yang memiliki problem serupa itu. Tetapi jamu tradisional ini juga tak memberi efek samping. Tulisan ini, selain menunjukkan khasiatnya, siapa tahu ada orang yang memanfaatkannya untuk menambah penghasilan.



Sumber : www.koranmerapi.com

Bocor Lambung karena Jamu "Kimia"



Jamu atau dikenal juga dengan suplemen makanan bermanfaat bagi tubuh kita apabila dibuat 100% dari bahan alami namun apabila dicampur dengan zat tambahan kimia lainnya maka dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya buat tubuh, berikut ini tuturan dari Kompas mengenai fenomena Jamu Campuran Kimia: "Sayangnya, ada juga jamu-ja­muan yang pada bungkus luarnya tertera nomor registrasi Ba­dan POM dan Depkes, tetapi ternyata—setelah ditelusuri lebih lanjut—palsu. Padahal, masyarakat sulit untuk mengecek apakah nomor Badan POM tersebut asli atau karangan belaka. Inilah yang membahayakan sebab kita tidak pernah tahu apa saja bahan-bahan yang terkandung da­lam jamu-jamuan tersebut. Kompas edisi Kamis, 14 Desember 2006, menurunkan tulisan berjudul "Cara Bijak Pilih Obat Tradisional". Di dalamnya dibahas mengenai adanya 93 jenis jamu yang mengandung obat keras. Bahan-bahan obat keras tersebut di antaranya fenibutason, metampiron, CTM, piroksikam, deksametason, allupurinol, sildenafii sitrat, sibutramin hidroklorida, dan parasetamol." Produk - produk suplemen Dr. Liza diproduksi oleh PT. Liza Herbal International (Dr. Liza), Bogor, Jawa Barat yang berasal dari 100% Herbal Alami tanpa Zat Tambahan & Pengawet Kimia. Produk Dr. Liza telah terdaftar di Badan POM, Dinas Kesehatan, mendapatkan Sertifikat Halal dari MUI, dan telah melalui test serta supervisi para ahli dari Laboratorium IPB Bogor.
Bocor Lambung karena Jamu
Kompas, 7 Sept 2007

Jamu merupakan ramuan tradisional yang sangat umum ditemukan di Indonesia, yang digunakan baik sebagai tambahan/ suplemen sehari-hari maupun sebagai "obat" untuk berbagai macam penyakit. Khusus bagi golongan masyarakat menengah-bawah, jamu masih kerap menjadi pilihan pertama untuk mengatasi gangguan kesehatan sehari-hari.

Tidak semua jamu-jamuan di Indonesia masuk ke dalam daftar Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM). Jamu gendong, misalnya, yang pembuatannya dilakukan langsung oleh si penjual jamu dengan ilmu yang turun-temurun. Akan tetapi, banyak pula jamu-jamuan yang masuk ke dalam daftar Ba­dan POM dan Depkes serta memiliki nomor registrasi resmi.

Sayangnya, ada juga jamu-ja­muan yang pada bungkus luarnya tertera nomor registrasi Ba­dan POM dan Depkes, tetapi ternyata—setelah ditelusuri lebih lanjut—palsu. Padahal, masyarakat sulit untuk mengecek apakah nomor Badan POM tersebut asli atau karangan belaka. Inilah yang membahayakan sebab kita tidak pernah tahu apa saja bahan-bahan yang terkandung da­lam jamu-jamuan tersebut.

Kompas edisi Kamis, 14 Desember 2006, menurunkan tulisan berjudul "Cara Bijak Pilih Obat Tradisional". Di dalamnya dibahas mengenai adanya 93 jenis jamu yang mengandung obat keras. Bahan-bahan obat keras tersebut di antaranya fenibutason, metampiron, CTM, piroksikam, deksametason, allupurinol, sildenafii sitrat, sibutramin hidroklorida, dan parasetamol.

Hampir semua bahan terse­but dapat menyebabkan efek samping langsung terhadap lapisan sel pelindung pada lambung (mukosa lambung), yaitu peptic ulcer (borok pada dinding mukosa lambung). Peptic ulcer, merupakan penyebab utama bocor lambung (± 70 persen) selain keganasan/kanker pada lambung (± 30 persen). Masyarakat pada umumnya mengetahui penyakit peptic ulcer sebagai penyakit mag. Pengobatan yang tidak adekuat akan mengakibatkan komplikasi lebih lanjut berupa perdarahan lambung, keganasan dan akhirnya bocor lambung.

Penyebab tersering dari peptic ulcer adalah produksi asam lam­bung yang berlebih, obat-obatan, serta infeksi Helicobacter pylori, sejenis bakteri tahan asam yang memiliki sifat khusus dapat memproduksi enzim urease yang dapat mengubah derajat keasarnan di dalam lambung menjadi suasana basa. Dengan demlkian, bakteri itu dapat hidup dan berkembang biak di da­lam mukosa lambung.

Produksi asam lambung berlebih dapat disebabkan oleh faktor stres dan rokok, sedangkan infeksi H.Pylori dapat dieradikasi dengan obat-obatan tertentu sehingga pameo saat ini berubah dari no acid, no ulcer (1910) menjadi no H.Pylori, no ulcer (1989).

Obat-obatan yang paling sering menyebabkan peptic ulcer adalah golongan anti-inflamasi non-steroid (misalnya, parace­tamol, fenilbutason, metampiron), serta golongan obat-obat steroid (misalnya, prednison, deksametason). Semua hal di atas menjadi penyebab utama terjadinya kebocoran lambung yang belakangan ini meningkat tajam insidensinya di rumah sakit-rumah sakit di Indonesia.

Bukan obat-obatan
Jamu-jamuan sebenarnya dimasukkan ke dalam golongan suplemen makanan, bukan obat-obatan, yang dibuat dari bahan-bahan alami berupa bagian dari tumbuhan, seperti akar-akaran, daun-daunan, dan kulit batang. Ada juga yang menggunakan bahan dari tubuh hewan, seperti empedu kambing atau tangkur buaya. Efeknya ju­ga tidak akan langsung dirasakan oleh peminumnya. Karena sifatnya berupa suplemen, jika ada jamu yang efeknya "cespleng", justru harus dicurigai mengandung bahan obat-obatan kimia tertentu.

Dalam tahun ini, kejadian pasien dengan bocor lambung (perforasi gastef) meningkat drastis. Di RS Hasan Sadikin, Bandung, kasus pasien dengan bocor lambung pada tahun 2005 sejumlah 26 orang, tahun 2006 sejumlah 38 orang, dan 2007 dari Januari hingga Juli (6 bulan) saja terdapat peningkatan men­jadi 53 pasien.

Insidensi ini tampaknya akan meningkat terus. Hal ini serupa dengan penelitian di RS Immanuel, Bandung, di mana kasus­nya pada tahun 2006 tidak lebih dari 10 orang, tetapi dalam enam bulan terakhir (Januari-Juli 2007) kasusnya mencapai 40 orang dan cenderung bertambah. Mayoritas kasusnya adalah pria (77 persen), yang sesuai dengan insidensi populasi di seluruh dunia. Usia terbanyak berada di kisaran 50-70 tahun, dengan usia penderita termuda 22 tahun, dan tertua 80 tahun (rata-rata 60 tahun).

Hal yang menarik mengenai kasus-kasus bocor lambung di kedua rumah sakit pendidikan di Bandung tersebut adalah se­luruh penderita adalah pengonsumsi jamu-jamuan kronis (menahun) akibat penyakit rematik, nyeri kepala, flu, dan sebagainya. Kebanyakan penderita membeli jamu-jamu tersebut dari warung-warung jamu dan bukan dari produsen yang terpercaya.

Hubungan langsung antara konsumsi jamu-jamuan "gelap" ini dengan peningkatan kasus bocor lambung yang sangat drastis memang belum jelas terbukti. Namun, dari hasil pemeriksaan patologi anatomi (pemeriksaan jaringan di sekifar dinding lambung yang bocor) menunjukkan tidak adanya kuman H.pylori yang merupakan penyebab paling banyak borok dinding mukosa lambung, maupun adanya keganasan/tumor pada mukosa lambung penderita.

Hal ini yang menimbulkan suatu hipotesis penyebab lainnya, yaitu konsumsi obat-obat yang dapat mengiritasi mukosa lambung. Salah satunya adalah jamu-jamuan, yang menurut Badan POM dicampur dengan obat-obat kimia keras.

Beberapa gejala
Penderita dengan perforasi gaster umumnya datang dengan keluhan nyeri perut mendadak dan sangat hebat dirasakan di perut bagian atas (ulu hati, mirip gejala penyakit mag), wajah pucat, keringat dingin, napas pendek-pendek, demam, dan muntah-muntah, khususnya pa-da jam-jam pertama setelah kebocoran terjadi.

Setelah beberapa jam, penderita biasanya tampak lebih baik, nyeri berkurang, muntah-mun­tah berhenti, suhu dan nadi nor­mal, bahkan penderita bisa tidur. Namun, justru pada periode "intermediate' inilah waktu yang paling baik untuk dilakukan tindakan segera berupa operasi/pembedahan sehingga diagno­sis penderita harus dilakukan dengan cepat dan benar.

Pada periode lanjut (lebih da­ri 12 jam setelah kebocoran lam­bung terjadi), pasien akan memburuk dengan cepat dan mulai masuk ke dalam keadaan peri­tonitis (peradangan hebat pada rongga perut) dan sepsis (infeksi hebat. Racun/toksin bakteri sudah menyebar ke seluruh tubuh) akibat kontaminasi rongga perut oleh asam lambung dan isi lam­bung lainnya, berupa sisa makanan dan enzim-enzim pencernaan.

Jika penderita baru ditangani pada periode lanjut ini, atau bahkan lebih lama, prognosis (kemungkinan yang terjadi pada penderita) pada pasien tersebut akan menjadi lebih buruk. Apalagi diperberat lagi dengan faktor usia penderita yang umumnya sudah lanjut, serta penyakitpenyakit usia lanjut lainnya.

Penanganan penderita yang sudah didiagnosis sebagai perforasi gaster adalah penanganan secara pembedahan karena ke­bocoran tersebut harus dicari dan ditutup oleh ahli bedah yang bersangkutan. Umumnya, jika penderita datang pada periode-periode awal penyakitnya, pasien dapat sembuh sempurna dalam waktu 7-10 hari.

Namun, penelitian di RS Immanuel pada enam bulan terakhir menunjukkan 57 persen saja penderita dengan perbaikan atau sembuh sempurna, 22 per­sen meninggal dunia, sisanya dibawa pulang paksa oleh keluarga atau hal lainnya. Pada kasus penderita yang meninggal dunia, 89 persen akibat menolak dioperasi atau keadaannya yang sudah sangat berat sehingga ti­dak mungkin lagi untuk dilaku­kan pembiusan. Hal ini menun­jukkan bahwa level of patient awareness (tingkat kesadaran) masyarakat kita masih sangat rendah untuk kasus ini, apalagi jika dokter yang pertama menanganinya juga kurang aware terhadap penyakit ini.

Manajemen paling baik untuk penderita perforasi gaster adalah pencegahan. Sebab, jika kebo­coran lambung sudah terjadi, penanganannya akan menghabiskan banyak biaya kesehatan yang harus ditanggung oleh pa­sien, keluarga, rumah sakit, dan ujungnya adalah negara kita. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang hubungan langsung konsumsi jamu-jamuan "gelap" dengan pe­nyakit bocor lambung pada pen­derita.

DR ROYS A PANGAYOMAN SPB
Dosen Fakidtas Kedokteran Universitas Krisfen Maranatha Bandung
Demikian semoga bermanfaat.